Hukum mati koruptor......
Dosa
Tak berperikemanusiaan
Menginjak nginjak HAM(hak asasi manusi) tentang hak untuk hidup
Mendahului takdir tentang kematian (walaupun semua itu takdir)
Apa tidak lebih baik jika sang koruptor dihukum siksa
Dosa
Tenang Johan hadi wijoyo yang nanggung
Bukan siapa yang berwenang
Namun mereka mereka yang merasakan yang berhak untuk menangani sang
koruptor
Dan jika aku yang mendapat kewenang untuk mengatur
Akan aku bangun jalan dari sabang merauke hanya satu jalan
Akan aku bangun jalan ditengah-tengah pulau
Dan akan aku namai jalan koruptor
Jika memang sang koruptor terbukti korupsi
Maka akan johanhawe arak keliling indonesia melalui jalan koruptor
Akan johanhawe ajak menikmati indahnya indonesia melalui jalan koruptor
Akan johanhawe perlihatkan keindahan, kemegahan dan kebesaran indonesia
melalui jalan koruptor
Akan johanhawe perlihatkan orang-orang, suku-suku, budaya-budaya
indonesia
Akan johanhawe beri semua apa yang diinginkan
Dan itu pasti johanhawe usahakan terkabul
dan tidak lupa dalam perjalanan itu
jangan salahkan aku jika mereka berbondong-bondong menuju tengah-tengah
pulau
jangan salahkan aku jika mereka mereka yang merasakan berada dipinggir
jalan menyiksamu
entah mereka melemparkan dengan telur busuk atau hasil alam indonesia
tenang karena aku yang mengatur akan aku perintah mereka untuk tidak
menginjak sedikitpun jalan kemuliaan ini
akan kuperintah mereka untuk tetap dipinggir jalan
akan kuperintah mereka tetap berada diatas alam pemberian tuhan
akan kuperintahkan mereka menyiksamu tidak dengan sesuka hati
akan kuperintahkan mereka untuk tidak sampai membunuh nyawamu
tenang semua ini aku yang mengatur
mereka kalau tidak menaati apa yang aku atur akan aku tangani
adilkah aku
dari sabang sampai merauke akan melihatmu
dan aku beri semuanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar