manuke ono sing dicekeli
manuke ono sing dikurungi
manuke ono sing dikathoki
ono meneh sing nggo nyodomi
johanhawe
Jumat, 09 Mei 2014
Jumat, 02 Mei 2014
cekal
yang mengobrol denganmu lebih bengis
bersuara keji selalu menentang
dia perusak
merusak dengan berbagai hal
dia bercita-cita memerdekakan
meski dirinya terkekang realita
dia yang harusnya kalian cekal
jika perlu deportasikan
dia bakal merusak kenyamanan
jikalau kau diamkan ataupun biarkan
johanhawe
bersuara keji selalu menentang
dia perusak
merusak dengan berbagai hal
dia bercita-cita memerdekakan
meski dirinya terkekang realita
dia yang harusnya kalian cekal
jika perlu deportasikan
dia bakal merusak kenyamanan
jikalau kau diamkan ataupun biarkan
johanhawe
kuno
legi pahing pon wage kliwon
kalah dengan senin selasa rabu kamis jumat sabtu minggu
apalagi dengan monday tuesday thrusday wednesday friday saturday and sunday
kalah bukan karena pertandingan,kompetisi dan sebangsanya
kalah dengan modernitas
kalah dengan segalanya
legi pahing pon wage kliwon
ketinggalan zaman
kuno
kampungan
iyakah??
iyakah??
mereka takkan menyerah
dari sini mereka bersuara
suara lantang memekikkan telinga
tak sampai situ
penjagaan dengan ketatnya menolak
tetap saja tak menyerah
johanhawe
suara lantang memekikkan telinga
tak sampai situ
penjagaan dengan ketatnya menolak
tetap saja tak menyerah
johanhawe
Rabu, 30 April 2014
terima kasih
kaos gelap lusuh
celana tak mau kalah
teman setia kantong biru pembawa alat
dan juga motor butut peninggalan kakak pembelian bapak
kau selalu menemani, terima kasih
johanhawe
celana tak mau kalah
teman setia kantong biru pembawa alat
dan juga motor butut peninggalan kakak pembelian bapak
kau selalu menemani, terima kasih
johanhawe
jangan menyerah
1,5 x 3 meteran tempat dimana kau menjajakan jasamu
1,5 x 3 meteran tempat dimana kau menyambung hidupmu
1,5 X 3 meteran tempat dimana kau mengisi hari indahmu
1,5 x 3 meteran tempat dimana kau menghasilkan asap dapurmu
1,5 x 3 meteran tempat dimana kau berharap
1,5 x 3 meteran semoga menjadi hektaran ataupun kiloan
jangan menyerah
johanhawe
1,5 x 3 meteran tempat dimana kau menyambung hidupmu
1,5 X 3 meteran tempat dimana kau mengisi hari indahmu
1,5 x 3 meteran tempat dimana kau menghasilkan asap dapurmu
1,5 x 3 meteran tempat dimana kau berharap
1,5 x 3 meteran semoga menjadi hektaran ataupun kiloan
jangan menyerah
johanhawe
kemana kau pak?
bapak ruko sebelah tidak buka
disitu hanya ada tiang 1/2 meteran
yang berada di depan rukonya
entah buat apa tiang itu
pastinya salah satu alat bapak
kemana kau pak?
hari ini kau tak terlihat
hari ini tak kau buka rukomu
tak seperti biasanya yang selalu duduk termenung didepan rukomu
menatap kendaraan lewat lalu lalang
kendaraan yang bukan pasienmu
kemana kau pak ?
apa sudah bosan dengan realitasmu
johanhawe
disitu hanya ada tiang 1/2 meteran
yang berada di depan rukonya
entah buat apa tiang itu
pastinya salah satu alat bapak
kemana kau pak?
hari ini kau tak terlihat
hari ini tak kau buka rukomu
tak seperti biasanya yang selalu duduk termenung didepan rukomu
menatap kendaraan lewat lalu lalang
kendaraan yang bukan pasienmu
kemana kau pak ?
apa sudah bosan dengan realitasmu
johanhawe
sore
ada salah satu cewek korban kedipan
ia bahkan tak mau berpaling muka
meskipun tengah menyeberang
depan belakang lalu lalang
berkali berkedip engkau tetap memandang
menatap tanpa rasa malas
sayang senyummu tertutup kain yang kau kenakan
dan kau menghilang ketika didepanmu sepi kendaraan
terima kasih nona
engkau mengisi sore ini
engku pemandangan sore
terima kasih atas mata aroma surga
dan senyuman indah bak bunga
semoga selalu mendapat keberuntungan dalam harimu
walau aku tak mengenalmu
johanhawe
ia bahkan tak mau berpaling muka
meskipun tengah menyeberang
depan belakang lalu lalang
berkali berkedip engkau tetap memandang
menatap tanpa rasa malas
sayang senyummu tertutup kain yang kau kenakan
dan kau menghilang ketika didepanmu sepi kendaraan
terima kasih nona
engkau mengisi sore ini
engku pemandangan sore
terima kasih atas mata aroma surga
dan senyuman indah bak bunga
semoga selalu mendapat keberuntungan dalam harimu
walau aku tak mengenalmu
johanhawe
nunggu hasilmu
engkau tak mengganggu
yang lain memang ada yang terganggu
bangga daripada tak sama sekali
pejabat negara rugi menangani
aku bangga mesti terganggu
aku dan negara menunggu hasilmu
johanhawe
yang lain memang ada yang terganggu
bangga daripada tak sama sekali
pejabat negara rugi menangani
aku bangga mesti terganggu
aku dan negara menunggu hasilmu
johanhawe
buat aku tersenyum
aku mencoba memasuki dirimu
susah memang untuk memasukinya
dan juga aku tak punya ilmu tentang itu
itu aku lakukan untuk menyelami duniamu
ya, itu karena aku ingin walau tak punya apa-apa
aku tak bisa bercerita apa yang ada dalam pikiranku
ketika aku ikut dalam pewarnaan kertasmu
aku hanya ingin melihat ketika kau dewasa
jangan merasa berat dengan nama pemberian orangtuamu
lupakan itu
akan melihatmu ketika kau dewasa
buat aku tersenyum jika kau sudah dewasa
johanhawe
susah memang untuk memasukinya
dan juga aku tak punya ilmu tentang itu
itu aku lakukan untuk menyelami duniamu
ya, itu karena aku ingin walau tak punya apa-apa
aku tak bisa bercerita apa yang ada dalam pikiranku
ketika aku ikut dalam pewarnaan kertasmu
aku hanya ingin melihat ketika kau dewasa
jangan merasa berat dengan nama pemberian orangtuamu
lupakan itu
akan melihatmu ketika kau dewasa
buat aku tersenyum jika kau sudah dewasa
johanhawe
sendiri sepi ramai menyelimuti
sendiri menanti harapan
sendiri merangkai impian
sendiri menjalani hari
sendiri kebosanan selalu menanti
sendiri sepi ramai menyelimuti
johanhawe
sendiri merangkai impian
sendiri menjalani hari
sendiri kebosanan selalu menanti
sendiri sepi ramai menyelimuti
johanhawe
harapan hasilnya
Seperti dikala taruhan
Menerka mengawang-awang dsb
Dan tentunya memilih dari berbagai pilihan
Jika tembus pemilih akan mendapatkan hasilnya
Hasil memang diharapkan bagi pemilih
Namun berbeda dalam taruhan dalam pemilu
Memilih kadang jadi kadang tidak
Memang pilihan hanya satu
Dari satu berharap tembus dan menjalankan sebagaimana jalan
yang meski dijalankan
Walaupun satu jadi
Namun tak hanya satu yang jadi
Karena kursi tersedia lebih dari satu
Ketika tembus berarti menang dalam taruhan
Naa.. disinilah letak ketidaksamaan alias perbedaan
Ketika tembus tentunya bukan hasil yang didapat pemilih
Hanya harapan hasilnya
Teliti ndisik
Rasah ngritik nek ra gelem dikritik
Rasah ngritik nek isine setitik
Rasah ngritik nek gur arep golek apik
Kritikane apik nanging kelakuane mambu tengik
Ojo ngritik gur geleme titik
Sing tok kritik rung mesti koyo tempik
Teliti dhisik
Rabu, 09 April 2014
Aksi Ujung Jari
Mereka berbondong-bondong
mendatangi tempat pemungutan
Mendaftarkan diri sebagai calon
pemilih
Antri dalam barisan dengan duduk
rapi
Ada juga yang berdiri
Mereka memang orang Indonesia
Dan semua orang Indonesia mempunyai
hak
Mereka berhak untuk terdaftar
sebagai pemilih,mutlak
Dan memilih itu hak masing-masing
Namun ada juga yang tidak datang
menuju pemungutan
Walaupun mereka terdaftar
Diantara mereka yang tak datang
Memang banyak pertanyaan
Mereka malaskah
Mereka sibuk kerjakah
Mereka tertidur dan belum
terbangunkah
Mereka golongan golput kah
Dan masih banyak lagi tentang
mereka yang tak datang
Patut disayangkan bagi mereka yang
tak datang
Bukannya saya menyalahkan mereka
Namun menyesalkan
Semua orang memang memiliki
pandangan sendiri
Walaupun pada benak mereka “untuk
apa”
Saya yakin mereka orang indonesia
Dan mereka menginginkan Indonesia lebih
dari keadaan sekarang
Yakin dan pasti kecuali mereka telah
keluar dari Indonesia
Mereka pindah Negara
dan terutama mereka yang membenci Indonesia
dan mereka yang menginginkan Indonesia
tidak lebih dari dari keadaan sekarang
mereka yang menginginkan Indonesia
lebih buruk lagi
Aku tidak bisa memaksamu untuk
datang
Memilih atau tidak
Memang mereka yang tak datang
mengatas namakan golput
Namun jika mereka datang dan tidak
memilih bisa juga dibilang golput
lebih baik datang
walaupun tak memilih
ditempat pemungutan suara bisa
dijadikan ajang untuk memperkuat segala lini kehidupan di Indonesia
meletakkan nilai persatuan dan
menjaga keharmonisan kehidupan bangsa
mereka yang datang ada yang
memilih ada juga yang tidak
semua orang yang datang mencoblos
dan mencelupkan
dan jika semua orang Indonesia datang
pastinya akan mendapatkan ujung jari yang berwarna
berwarna karena dicelupkan tinta
dan jika wajib/harus datang
maka letak nilai-nilai
keindonesiaan akan terlihat secara nyata
dan tentunya jadikan ujung jari
sebagai aksi
Serahkan pada pemilih
Pesta demokrasi dari sabang sampai merauke
Mulai nyoblos terus celup
Soal memilih memang tidak bisa dipaksa
Apalagi dibungkam dengan uang
Memilih dan golput itu memang
pilihan
Ada yang memilih dengan mencoblos
kelompok/orang
Ada juga yang memilih untuk tidak
memilih
Yang memilih apa memang dia paham
atau asal
Atau dia dibungkam uang
Yang tidak memilih/golput karena
tidak mendapat upeti
Atau ada alasan lain
Yang memilih dan tidak memang mempunyai
banyak alasan
Dan tentunya bukan alasan beladiri
Serahkan saja pada pemilih dengan tidak melalui paksaan
Senin, 07 April 2014
Golek gawean meneh
Maling maling sing kono ki ra bakal arep
diantemi koyo maling-maling cilikan
Maling-maling kae ki aman nek bar maling
Ra bakal arep diantemi karo uwong-uwong
Wong yo gur mbedino kon neng kantor
Bar kui gur pindah omah
Walaupun keluargane ra digowo pindah
Mengko nek wes jeleh le pindah yo gur bali
meneh
Mboh baline neng ngomah po neng ngomahe mbokne
po ngendi
Tekan ngomah adus, madang terus turu
Sesok nek ra yo syukuran po ngajak
kanca-kancane dolan omahhe
Sesoke meneh nek ra yo dolan meneh
golek gawean meneh
Anggap wae balas budiku
Kowe ki ngopo tiru-tiru kae
Pengen cepet po le due duit
Yoh ra popo
Nek kui cen apek
Sesok bali meneh
Tak ndelok
Aku pingin reti carane
Sok nek sempet tak tirune
Mengko yo tak duduhi carane ngatasi kowe lang
wong-wong koyo kowe
Anggap wae balas budiku
Sesok yo
sok tak enteni
Sing tok tiru kui ra koyo sing omonge pemimpin
rakyat
Mengko ra perlu kpk po polisi po liyane nyekel
kowe
Wong yo deweke yo ra reti nek kowe dolan
tengah wengi neng gonku
Retine dek e gur nek tak andani
Kui wae seumpama tak omongke deweke
Deweke yo ra bakal arep njagani omahku
Po meneh mben dino
Yo ra
Saben dino ora dolan neng kantor
Rabakal pindah omah
Rasah kuatir karo warga
Warga barang yo ra bakal arep main hakim dewe
Wong yo wargane wes do turu
Aku arep bengak-bengok yo ra bakal do krungu
kecuali tonggo cerakku
Yo wes sok tak enteni
Dikit demi sedikit lama-lama menjadi sakit
Rasah maling sing cilik cilik neng pengen aman
Malingo sing gede sisan
Rugi kowe nek cilikan
Bayangke
Mengko nek kowe kecekel maling sing
cilik-cilik
Diantemi sing due kui wes mesti
Urung wong-wong sing weruh
Urung mengko isih di arak neng rt/rw po keamanan
Neng perjalanan mesti yo do ngantemi kowe
Piye rasane nek diantemi uwong akeh
Turut dalan meneh
Yo ra
Opo koe lagi ajar seko sing cilik mengko gede,
gede, lan gede
Koyo pepatah sing jarene “dikit demi sedikit
lama-lama menjadi bukit”
Opo ngono kui
Ketoke yo ora
ki
Salah kui pepatahe
Sing bener ki “dikit demi sedikit lama-lama
menjadi sakit”
Ketoke sing bener ki kui
Yo sory nek aku salah
Bayangno meneh
Kowe cilikan wae kecekel po meneh kowe arep
sing gedean
Wong kowe arep golek sing gede kudu golek
dukungan seko uwong
Nek ra oleh dukungan terus kowe arep oleh sing
gede aman meneh
Yo ra
Meneh “ dikit demi sedikit lama-lama menjadi
sakit”
Na makane ojo ajar seko cilik langsung gede
wae
Turno kudu mikir barang nek arep sing gedean
Ra mung gur modal nekat
Nek gur modal nekat cepet le nyekel kowe
Yo kui ning nek arep mikir tenan ben aman
Kui ra sedino rong dino
Iso tahunan
Turno kowe wong sabaran tho
Sok nek wes oleh sing gede aku diandani carane
Ben aku reti
Penak to nek oleh langsung gede
Iso langsung foya-foya
Tur ojo nyalahke aku lho nek sesok batange
mambu
Batange bakal digoleki wong akeh
Lan mesti kecekel
Wong mambu
Yo ra
Meneh “dikit demi sedikit lama-lama menjadi
sakit”
Mulakno rasah dadi maling
Maling sing apik-apik wae
Contone maling atine sing tok tresnani lan
liya-liyane
Yo ra
Kui menurutku
Kowe arep tiru-tiru sing omonge pemimpin
rakyat po
Tenane
Coba sesok bali meneh
Tak ndelok le nirukke
Neng ngomahku okeh bondo sing apek-apek
Nanging kui menurutku lan keluargaku
Sok bali meneh yo tak enteni
Turno nek menurutmu barang elek-elek ra guno meneh
yo sori
Kui menurutku
Kabar ora penak
Bajingan lagi wae bali wes dinehi kabar seng ora penak
Wes sewengi urung turu
Bengi catur karo almer karo adit
Lan dolanan karo elifas radit donal adit lan almer
Rung bar jam 12 design pamflet karo almer tekan esok
Eeee
Bali bali matane merem melek
Dinehi kabar sing ra penak
Mamakku omong jarene sekitar jam 02:30 ono uwong mandhek neng ngarep
omah
Markerke motor neng ngarep mburi kol
Le markerke we madhep ngulon meneh
Arep ngopo meneh
Mamakku krungu le nyetandarke motor
Wonge mlaku ngetan arep buka gerbang istana keluarga
Mamakku tangi terus metu
Lha neng kono jebule ono uwong
Ra mikir dowo mamakku nakoni deweke
“Madosi sinten pak, jare mamakku”
“Goleki pak mardi jawabke”
“Mardi sinten, mamakku takon meneh
“Mardi kowen” ngurupke motor terus lungo
Rasopan tenan koweki kang
Jak omong apek-apek mah minggat
Ngopo kowe mau ki ra mlebu sisan
Wong mamakku ki wedok
Sing lanang-lanang do turu
Aku metu dolan neng wetan omah
Mlebu wae ki rapopo kok
Nyupuko opo wae
Karo wong wedok wae wedi
Lanangan opo kui
Yo wes sesok bali meneh yo
Tak tunggu neng ngomah wes
Tak ra dolan
Turno teko meneh
Aku ra tau turu nek tengah wingi
Mengko ketemu aku wis
Rapopo mlebuo wae
Golek ono sing tok senengi
oke
Sabtu, 05 April 2014
Rasah ngenteni seng dikibarke
Weh weh kui opo jenenge
Sing ono neng tengah karo neng pinggir kali
Karo seng neng dalan gang bintaran kidul
Sopo kui seng ndeleh po ngguwang
Wong-wong bintaran kidul udu
Opo kui kegowo banyu soko lor
Loh loh loh
Opo kae seng berkibar cerak uwit lan omah omah
kui
Kui lho
kain seng mabur-mabur keno angin
kui ono pengaruhe ora
Mesti
ono duite
Jaloki wae
Ning ojo go dewe yo
Ono to duite
Duit mlebu neng wargane opo mah ra ono
Terus seng go kali karo dalan 2 kene ono ora
Wah ketoke isih wae ketok moto yo
Neng kali neng dalan dalan
Ora mung bintaran
Trimo ndisik wae bung
Nek iso ubah sitik sitik
Rasah ngenteni seng dikibarke kui munggah
Mesakno seng neng kidul
Sing neng bantul
Karo mesakno seng ngurusi laut karo seng urip
seko laut
Masih tawar menawar mimpi
Lihat dengar dan rasakan saja lah
Kapan mereka nongol di kampung2
Kapan mereka nongol di berbagai media
Apa yang mereka perbuat
Apa hasil yang mereka perbuat
Hasilnya apa
masih seperti mimpi ketika datang
kekampung2kah
ada tambahan juga tidak
atau Cuma sama persis seperti mimpinya
atau masih tawar
menawar mimpi
Persatuan persamaan keadilan
Persatuan persamaan keadilan
Tanpa pengecualian
Tanpa perbedaan
Tanpa pertimbangan
Searah bergerak berjalan
Tanpa arah berlawanan
Tanpa meninggalkan
Tanpa mendahului
Bersama menuju tujuan
Kamis, 03 April 2014
MULAI RAGU DENGAN POLISI
Hanya tahu dengan membaca di media
dan juga info dari kawan
dan maaf jika tidak melihat langsung
beranikah para polisi membawa dan mengibarkan bendera keadilan
ataukah polisi masih saja membawa dan mengibarkan bendera keseimbangan
mulai dari pertama sampai harini
memang mereka sedang beruforia
dan tahun ini kesempatan untuk meluapkan emosi dalam pesta yang mereka namakan pesta demokrasi
mulai ragu dengan polisi
kenapa....?
mulai ragu dengan polisi
kenapa menangkap sebagian dari semua
jika memang menegakkan jangan hanya sebagian namun semua
dan lagi beranikah membawa dan mengibarkan bendera keadilan
mulai ragu dengan polisi
@johanhawe
dan juga info dari kawan
dan maaf jika tidak melihat langsung
beranikah para polisi membawa dan mengibarkan bendera keadilan
ataukah polisi masih saja membawa dan mengibarkan bendera keseimbangan
mulai dari pertama sampai harini
memang mereka sedang beruforia
dan tahun ini kesempatan untuk meluapkan emosi dalam pesta yang mereka namakan pesta demokrasi
mulai ragu dengan polisi
kenapa....?
mulai ragu dengan polisi
kenapa menangkap sebagian dari semua
jika memang menegakkan jangan hanya sebagian namun semua
dan lagi beranikah membawa dan mengibarkan bendera keadilan
mulai ragu dengan polisi
@johanhawe
UNTUK PEMBAWA BENDERA KEADILAN
Yang turun kejalan
Yang mencoret tembok,kertas, kain
Yang mengharmonisasikan nada
Yang bersuara
Yang terpukul
Yang terbelenggu
Dan tentu yang membawa pesan
Apa yang mereka cari?
Keadilankah
Keseimbangankah
Atau ada yang lain yang mereka cari?
Bagi yang membawa panji-panji keadilan
Bisikanlah pada mereka yang takut tentang ketidakseimbang
Pada mereka yang takut jika tidak seimbang akan jatuh,runtuh
dan kiamat pula
Dan mereka yang lain
Tanamkan dari sabang sampai merauke
Tanamkan dari rote sampai mianggas
Juga sebarkan benih-benih di lautan
Juga terbangkan diatas kepala kita
Biarkan terbang terbawa angin
DENGAR LIHAT RASAKAN
Dengar lihat rasakan
Mereka turun ke jalan-jalan
Para pembawa panji dan para serdadu membaur
Padahal sekarang waktunya mereka bekerja/berkarya bukan untuk
turun kejalan-jalan
Apakah mereka sekumpulan pemalas
Apakah mereka tak tau aturan
Dsb
Aku mendengar,melihat, merasakan mereka turun kejalan bukan
karena bosan bekerja
Bukan juga mereka tak tau aturan
Bukan juga mereka pemalas
Bukan juga yang sebagainya
Aku mendengar, melihat, merasakan mereka sedang menuntut
keadilan
Walaupun mereka menuntut kenaikan upah
Kesetaraan
Pengungkapan dan penuntasan kasus
Penurunan bbm, dsb
Namun dari semua itu aku mendengar, melihat, merasakan
keadilan yang diinginkan
Bukankah seperti itu saudaraku
Selasa, 01 April 2014
JIKA ITU MEMANG BENAR
saat hendak akan melakukan korupsi apa mereka sadar jika hal yang akan
dilakukan itu
merugikan negara dan rakyat
berdosa
salah
ataupun yang lainnya
sebentar
saat hendak mulai dewasa apa otak dia bekerja ataupun sejak mulai keluar dari rahim ibu
ataukah otak dan organ-organ yang lainya itu sudah mulai berfungsi
namun ketika setelah duduk semua itu tidak berfungsi
ataukah dia dengan sengaja tidak memperdulikan dan mematikan semua itu
terus
saat mereka mengaji pada sore hari/ malam hari
entah sama orang tua ataupun bersama ustad, kyai, haji ataupun kerabat
orangtuanya
apakah mereka (bukan si koruptor) lupa tentang perbuatan mencuri itu
tidak baik dan itu dosa
mereka lupa atau sengaja tidak mengajarkannya
ataukah pada saat itu dia tidak mendengarkan mereka
lagi
saat mereka sudah mengenal yang mempunyai kenikmatan
bisa jadi si nikmat memang mempunyai ambisi untuk mempunyai pasangan
sang koruptor
bisa juga dia sudah bosan dengan kenikmatan itu
dan ingin menikmati yang dipunyai orang lain
tentu saja ingin merasakan hal demikian membutuhkan sedikit uang
tambahan
gaji mereka untuk biaya hidup keluarga mungkin pas-pasan
dan kenikmatan itu mahal juga
dan itu tidak hanya satu orang mungkin ingin lebih
bisa jadi dia korupsi karena ini
namun ini belum
dan lagi
hidup di dunia ini butuh uang
uang berbicara dalam sendi sendi kehidupan ini
jadi apa boleh buat
kenapa nunggu lama jika ada yang cepat
daripada ngumpulin gaji sampai pensiun lebih baik korupsi
cara ini paling efektif dan relevan
bisa juga dia mempunyai pandangan seperti ini
entah mereka belajar ataupun diajari
ataukah dalam puncak dari kehidupan ini adalah kenikmatan
dan korupsi merupakan langkah terakhir untuk menuju puncak yang agung
jika itu memang benar
anggap ini bocoran dari tuhan
yang tidak semua orang dapat bocoran ini
namun jangan salahkan johanhawe jika semua percaya dengan bocoran ini
jangan salahkan johanhawe jika semuanya menjadi koruptor
jangan salahkan johanhawe setelah korupsi akan mendapatkan semuanya
termasuk kenikmatan dari yang mempunyai kenikmatan itu
dan yang terakhir
jangan salahkan johanhawe jika yang akan di korupsi telah dikorupsi
oleh koruptor yang lain
johanhawe
johanhawe
JALAN KEMULIAAN KORUPTOR
Hukum mati koruptor......
Dosa
Tak berperikemanusiaan
Menginjak nginjak HAM(hak asasi manusi) tentang hak untuk hidup
Mendahului takdir tentang kematian (walaupun semua itu takdir)
Apa tidak lebih baik jika sang koruptor dihukum siksa
Dosa
Tenang Johan hadi wijoyo yang nanggung
Bukan siapa yang berwenang
Namun mereka mereka yang merasakan yang berhak untuk menangani sang
koruptor
Dan jika aku yang mendapat kewenang untuk mengatur
Akan aku bangun jalan dari sabang merauke hanya satu jalan
Akan aku bangun jalan ditengah-tengah pulau
Dan akan aku namai jalan koruptor
Jika memang sang koruptor terbukti korupsi
Maka akan johanhawe arak keliling indonesia melalui jalan koruptor
Akan johanhawe ajak menikmati indahnya indonesia melalui jalan koruptor
Akan johanhawe perlihatkan keindahan, kemegahan dan kebesaran indonesia
melalui jalan koruptor
Akan johanhawe perlihatkan orang-orang, suku-suku, budaya-budaya
indonesia
Akan johanhawe beri semua apa yang diinginkan
Dan itu pasti johanhawe usahakan terkabul
dan tidak lupa dalam perjalanan itu
jangan salahkan aku jika mereka berbondong-bondong menuju tengah-tengah
pulau
jangan salahkan aku jika mereka mereka yang merasakan berada dipinggir
jalan menyiksamu
entah mereka melemparkan dengan telur busuk atau hasil alam indonesia
tenang karena aku yang mengatur akan aku perintah mereka untuk tidak
menginjak sedikitpun jalan kemuliaan ini
akan kuperintah mereka untuk tetap dipinggir jalan
akan kuperintah mereka tetap berada diatas alam pemberian tuhan
akan kuperintahkan mereka menyiksamu tidak dengan sesuka hati
akan kuperintahkan mereka untuk tidak sampai membunuh nyawamu
tenang semua ini aku yang mengatur
mereka kalau tidak menaati apa yang aku atur akan aku tangani
adilkah aku
dari sabang sampai merauke akan melihatmu
dan aku beri semuanya
Senin, 31 Maret 2014
Diatas tanah yang aku, kau, kita, kalian dan mereka pijak
Aku turunkan kau naikkan
Aku turunkan kau naikkan lagi
Aku turunkan kau naikkan kembali
Sampai kapan kita naik kita naik turun
Sampai kapan
Takut
Takut
Dan takut
Tak perlu di cemaskan
Tak perlu dikawatirkan
Tak perlu
Tak perlu
Dan tak perlu
Liat yang terjadi kemarin dan dahulu
Apa besok akan sama
Itu pasti
Itu bakal terulang kembali
Itu takkan dan tak pernah lenyap
Itu semua hanya berganti
Mereka tak berani merubah
Mereka hanya senang berganti
Nyaman saja mereka belum puas
Mereka menginginkan lebih
Kenyamanan akan berubah jika mereka merubah
Mereka
Mereka
Dan mereka
Mereka senang membodohi kalian dengan lembaran bergambar dan bernominal
Dan mengapa kalian senang, bangga, gembira dsb
Lembaran lembaran itu keringatmu
Dan bukan hanya keringatmu
Disitu darah juga tumpah
Disini disana dimana-mana
Diatas tanah yang aku, kau, kita, kalian dan mereka pijak
RENE-RENE TAK DUDUHI
Rene rene tak duduhi
Kae delok o
Le numpak cenanangan
Koyo uwong ra duwe aturan
reti dalan 2 arah kok seng arah walike kok di teteki
dalane kabeh dikebaki
dalane karepe dinggo dewe
kae kae delok
delok kae seng gowo kayu sak meteran
mlaku karo ngobat abitke
delok kae seng arep liwat seko arah sewalike
arep di babitke ndase
ngopo to kae maksute
ben ketok seng berkuasa po piye yo
delok memburi cen akeh tenan
terus nek akeh kui seng menang po
delok o dalane lancar po macet kui
seng mandek neng dalan sewalike dowo banget antriane
ketok ora
nek ora ketok munggah o kene neng pundakku
kelingan nek macet to
opo penyebabpe
wes reti to
nek reti wes meneng wae
rasah ngandani po takon karo aku
ning andanono kanca-kancamu
tonggo-tonggomu
saudara-saudaramu
karo seng do liwat
nek perlu andanono seng duweni gendero-gendero seng digowo kui
andanono penyebabpe
nanging tak weling ojo ngandani koyo seng tok delok kui
wong-wong kui durung reti
wong-wong kui korban
mesakno nek wong-wong kui seng tok salahke
Jumat, 07 Maret 2014
Copotono gendera gendera kui
Karo baliho-baliho
Spanduk-spanduk lan sak kanca-kancane
Po nek ono gambar2 po tulisan neng tembok
Hapus o nek perlu gambaro sing apek
kui ki gur ngregeti
Kui ki ngrusak pemandangan
Lan sak kanca-kancane
Seng berkibar karo kepasang neng kono ki ra ono manfaate
Copoto po bakar sisan
Manfaatno wonge po kelompok e
Nek dinehi duit tomponen
Nek ra dinehi, njaluk o wae
Rasah wedi dosa
Dosane aku sing nanggung
Ning nek gur go foya-foya aku wegah nanggung
Tanggung o dewe
Ning nek go mangani keluargamu
nyekolahke anakmu/adimu/tonggomu
po liyane
Dosa kui aku sing nanggung
Gendera, baliho, spanduk kui
Selama 5 taon kui ra bakal menake kowe po meneh negara
Gur marahi bubrah negarane/ alame/ uwong-uwonge lan sak kanca-kancane
Nanging nek seng berkibar kui genderane warna abang karo putih
Ojo di copot po meneh di bakar
Kui ki go tondo
go tondo nek wong seng genderane abang karo putih kui isih ono
isih merdeka
isih kendel
lan sak kanca-kancane
nek iso kumbahen sisan genderane
resik i tiange
Langganan:
Postingan (Atom)